
INSENERATOR: DARI KOLABORASI, UNTUK HARAPAN NEGERI
Jelajahi Warta dan Informasi Terkait Desa Kluncing
TERBIT: 31 JULI 2026
PENULIS: NEVRITA NATASYA PUTRIANA
Pengelolaan sampah menjadi salah satu tantangan yang masih dihadapi oleh masyarakat Desa Kluncing. Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus ditingkatkan melalui berbagai program, salah satunya adalah pembangunan insinerator sederhana di kawasan Kampoeng Ikan. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada, warga setempat, dan Bapak Wawan selaku pengelola Kampoeng Ikan.
Insinerator dibangun di lokasi yang berdekatan dengan trash barrier, yaitu penghalang sampah yang dipasang pada saluran irigasi untuk menahan sampah agar tidak terbawa aliran air. Dengan adanya fasilitas ini, sampah yang berhasil dikumpulkan dari trash barrier dapat langsung dimusnahkan di lokasi tanpa harus dipindahkan ke tempat lain, sehingga proses penanganan sampah menjadi lebih cepat dan efisien.
Selain dimanfaatkan untuk membakar sampah yang tersangkut di trash barrier, insinerator juga dapat digunakan oleh masyarakat sekitar sebagai sarana pengelolaan sampah rumah tangga yang sulit didaur ulang. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan ke saluran irigasi maupun lingkungan sekitar.
Program ini melengkapi upaya pelestarian lingkungan yang sebelumnya telah dilakukan melalui pemasangan trash barrier di saluran irigasi Kampoeng Ikan. Kedua fasilitas tersebut saling mendukung dalam menjaga kebersihan kawasan budidaya ikan dan sistem irigasi yang menjadi bagian penting dari aktivitas pertanian serta perikanan di Desa Kluncing.
Melalui pembangunan insinerator sederhana ini, diharapkan masyarakat semakin terdorong untuk menerapkan pengelolaan sampah yang lebih baik, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung terciptanya Desa Kluncing yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
WARTA KLUNCING
Galeri Insenerator di Kampung Ikan

