Kampung Aren Simacan merupakan ekowisata edukasi di Dusun Bedengan, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi yang dikelola oleh masyarakat bersama NGO Garda Lestari. Destinasi ini mengajak pengunjung mengenal budidaya pohon aren, proses penyadapan nira, hingga pengolahan produk lokal seperti air nira dan gula aren, sekaligus memperkenalkan upaya konservasi hutan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Kampung Aren Simacan dikembangkan sebagai kawasan konservasi yang menggabungkan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan masyarakat. Bersama NGO Garda Lestari, warga melaksanakan program pembibitan pohon aren sebagai langkah menjaga kawasan hutan sekaligus menciptakan sumber ekonomi berkelanjutan. Pada tahun 2026 telah dilakukan penanaman 4.000 bibit aren genjah, dengan target mencapai 10.000 bibit dalam lima tahun ke depan.
Pengunjung dapat mempelajari seluruh proses pemanfaatan pohon aren, mulai dari pembibitan, penyadapan nira, hingga pengolahan menjadi air nira segar dan gula aren. Seluruh proses dikerjakan langsung oleh masyarakat setempat sehingga memberikan pengalaman wisata edukatif mengenai pengelolaan hasil hutan non-kayu yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi.
Nama “Simacan” berasal dari kawasan yang berbatasan langsung dengan hutan lindung, yang dahulu sering dilintasi satwa liar seperti macan tutul Jawa. Keberadaan hutan tersebut menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Melalui pengembangan ekowisata ini, diharapkan seluruh rantai usaha, mulai dari pembibitan, penyadapan nira, hingga pengolahan gula aren, dapat dilakukan di kampung sendiri, sehingga membuka lapangan pekerjaan dan mengurangi kebutuhan warga untuk merantau.